belajar sewaktu liburan? kok malah terasa berat ya?

Hai semuanya! Sedang menikmati liburan kah? Aku juga nih. Aku sempat liburan ke solo selama tiga hari. Di sana aku selalu makan makanan enak. Aku ngerasa enjoy banget di sana hahaha. Pengen jalan-jalan lagi rasanya…

Karena sisa liburan ini aku bosen ngelakuin hobi, aku mencoba untuk melakukan kegiatan baru; belajar! Yap, ngebayangin jadi jenius saat masuk semester baru bikin hati seneng sendiri. Keren kan. Apalagi aku ini orangnya butuh waktu lama untuk belajar. Jadi, why not? Aku coba saja.

Tapi nyatanya… itu tidaklah mudah.

Banyak yang bilang aku semakin kurus, orangtuaku juga berpikir demikian. Kalau aku menghabiskan waktu di kamar, itu artinya aku sedang mencoba belajar. Tapi beliau kira aku sedang membaca novel atau main rubrik. Jadi dia berusaha untuk “menggemukkan anak” dengan berbagai cara. Dan secara garis besar, itu menganggu kosentrasiku. Terutama ketika aku belajar itu, bukannya belajar malah ngemil. Seminggu telah berlalu dan aku pikir belajarku malah jadi “asal lewat” saja.

Jadi aku bilang, “Aku mau fokus belajar dulu, ya.” Barulah orangtuaku tidak mengangguku. Sip. Sekarang faktor pengganggu eksternal sudah nggak ada lagi. Aku menekuni belajarku.

….tetap saja belajarnya nggak lancar OTL

Setelah aku review, aku mempunyai beberapa kelemahan: 1) Nggak teliti 2) Tergesa-gesa dan tidak mengoreksi kembali hasil jawaban 3) Karena aku belajar materi yang belum diajarkan a.k.a otodidak berdasarkan soal, tingkatan belajarnya nggak detil dan hanya garis besarnya saja

Kesimpulannya… sampai aku menulis postingan ini, bisa dibilang ini bukan belajar sih… cuma baca-baca buku pelajaran doang 😥

Tapi gegara ini aku mengerti bahwa:

# Kalau belajar, gunakan istirahat pendek. Jadi kamu nggak terlena dan bisa kembali sama belajar.

# Karena liburan waktu lebih longgar, belajar hal yang kamu nggak bisa terlebih dahulu. Kalau sudah bisa, selanjutnya belajar bakalan lebih lancar.

Thanks for reading. Happy holidays~! 🙂

i change my hair style!

hairstyle

Halo! Setelah scrolling beranda ternyata sudah lama tidak update ya, tehehe 😀

Aku mengganti gaya rambutku. Agaknya aku bosan sedari kecil belah samping melulu, jadi aku coba belah tengah. Ketika bercermin terlihat lucu, seperti bukan “Nia yang Biasanya” hahaha. Tapi katanya terlihat fresh. Gapapa deh, sekali-kali ganti suasana 🙂

penulisan judul dengan huruf kecil

Aku suka sekali menulis judul dengan huruf kecil secara keseluruhannya. Aku merasa, ketika aku mengetik judul, aku menulis keseluruhan cerita itu dengan tulisan tangan. Karena kau tahu, ketika aku menulis tangan, aku kurang suka menulis huruf kapital. Aku pikir menarik juga untu menjadi “berbeda” di tengah kakunya fiksi yang aku tulis. Hehehe.