akhirnya… jadi mahasiswa

Halooooooo!!!! ^q^ Lihat, blogku berdebu karena tidak diupdate hiks hiks *elus blog* ;________; Ini karena aku persiapan ujian masuk perguruan tinggi dan beberapa pekerjaan rumah. Lama juga ya. Selama itu, aku kangen sekali untuk menulis. Memang sih ada aplikasi wordpress di ponsel, tapi aku terlalu malas mengetik di layar ponsel. Feelnya beda sama keyboard laptop hehe.

Seperti judul di atas, akhirnya aku jadi maba di salah satu PTN di Surabaya. Aku benar-benar nggak nyangka bisa diterima di pilihan pertama jalur SBMPTN. Itu artinya orangtuaku tidak perlu mengeluarkan uang lagi untuk jalur mandiri. Seneng? Iya seneng banget. Lega? Sudah jelas lega banget. Itu artinya perjuanganku berbuah manis. Jadi sekarang tinggal menikmati liburan. Yaaay!

Liburan, ya? Hmm..

Tidak ada yang spesial…

*kemudian ditabok reader*

Advertisements

tentang membanggakan masa lalu sendiri yang negatif…

Pernah nggak, ketika kamu mengobrol ataupun curhat, tiba-tiba kamu mendengar temanmu membicarakan kelemahan atau masa lalunya yang buruk secara tersirat? Contohnya:

A: “Aku ngerasa teman mulai menjauhiku nih.”

B: “Ah, itu mah mending! Aku malah dulu pernah dijauhin teman-teman sekelas.”

Coba amati baik-baik dialog di atas. Mungkin kalian pikir seharusnya si A besyukur atas kondisinya sekarang lebih baik daripada kondisi si B yang dulu. Tapi, apa memang benar begitu? Setelah aku pikir, ini salah kebanggaan negatif. Apakah suatu hal yang negatif dari masa lalumu perlu untuk diagungkan di atas masalah orang lain? Layaknya kamu pernah mengalami hal paling menyedihkan di dunia daripada orang lain? I think it’s a big no. Semua orang pernahlah mengalami hal buruk, dan setiap individu pastinya merasakan hal buruk itu sangat menyakitkan untuknya. Jadi kalau kamu berpikir bahwa masa lalumu adalah yang paling tersedih, kamu nggak perlu untuk menceritakannya. Malahan si A jadi bangga karena masalahnya masih mending daripada si B. Si B jadi malu sendiri karena masa lalunya yang buruk itu terungkap.

Aku pikir itu tidaklah perlu diceritakan dan dibandingkan. Apalagi kalau kondisi temanmu sedang sedih banget. Bayangin aja deh, kamu lagi curhat habis-habisan, kamu lagi melow semelow-melownya, dan hanya ditanggapi “ah mending, sedihan gue”. It’s suck! Padahal kamu lagi butuh dukungan, malah dibanding-bandingkan sama masa lalu orang. See? Ngeselin ‘kan? Orang itu butuh dukunganmu, bukan masa lalumu.

Kesalahan si B lainnya ialah masa lalu itu bisa tersebar melalui si A. Iya deh kalau si A bersyukur kalau keadaannya lebih baik daripada si B, gimana kalo si A manfaatin itu untuk makan balik si A? Si A belagak curhat untuk mendapatkan “rahasia kelam” masa lalu si B, dan menyebarkannya ke orang lain. It’s not good at all.

Jadi saranku: keep lock your mouth. Nggak perlu cerita tentang masa lalumu yang lebih buruk. Jadikan saja masa lalu itu buat memperbaiki diri. Let the past fly away. πŸ˜‰

spam doodle: gravity falls

Sebenarnya liburan ini bertekad untuk nonton semua episode Gravity Falls. Tapi aku nggak punya waktu untuk itu huhuhuhu πŸ˜₯ Jadinya nonton film disney yang lain deh, Btw aku seneng banget ada season 2 yay! ^_^

Suka Pines Twins tapi bukan berarti ngeship (kecuali incest-syndrom kumat lagi) tehehe :p

Lomogram_2015-01-04_10-34-59-AM

Lomogram_2015-01-04_10-55-44-AM

rekomendasi film romantis nih!

Aku addict banget sama yang namanya film romantis. Nggak hanya film luar, film lokal aku juga suka! Momentum yang paling menyentuh adalah momen yang selalu terkenang, bahkan untuk kehidupan sehari-hari. Ini cuma beberapa rekomendasi film sih eheheh, tapi film-film ini selalu bikin aku terlena saat menontonnya.

13 Going on 30

Ketika kamu masih remaja, sering banget berangan-angan menjadi orang dewasa. Eh, tapi, apa dewasa itu menyenangkan?

Warm Bodies

Bayangin aja, kamu baru sadar dan menyadari kamu adalah zombie! Ketika kamu mau makan, kamu malah jatuh cinta sama cewek… bukan zombie. Seenggaknya dia nggak punya pacar sih (soalnya kamu habis makan otak pacarnya). Ya begitu deh. Kira-kira dia suka zombie tidak ya? Aku suka senyum sendiri nonton film ini. Apalagi zombienya ganteng ❀

Flipped

Sebenarnya dulu aku berminat untuk membeli novelnya. Tapi aku ragu-ragu, soalnya untuk ukuran novel tipis juga. Jadi aku nonton filmnya. TAPI FILM INI PLEASE IMUT BANGET. Selama nonton film ini aku cuma pengen mereka “nau kiss” saking gregetannya #plak

Turn Left Turn Right

Eh, film China? Awalnya aku ragu nonton film ini. Tapi yasudah deh lanjut saja. Eh tapi, lama-lama… film ini nyentuh banget. Seriusan. Aku sempet menyesal karena skip film ini beberapa saat. Pokoknya nyentuh banget. Aku mau nangis waktu itu hehehe. Cocok banget buat ngegalau, apalagi buat kalian yang sedang menyukai seseorang diam-diam atau lagi LDR.

Shallow Hal

Kocak, romantis, penuh makna. Bukti kalau cinta berdasarkan inner beauty itu indah. Buat orang-orang atau cowok yang suka ngejudge dari penampilan perlu banget nonton ini. Suka banget deh sama film ini >///////<

Aku perlu nonton film romantis lagi nih. Buat kamu yang punya rekomendasi atau mau nonton bareng aku silahkan~ πŸ˜€ sankyu

belajar sewaktu liburan? kok malah terasa berat ya?

Hai semuanya! Sedang menikmati liburan kah? Aku juga nih. Aku sempat liburan ke solo selama tiga hari. Di sana aku selalu makan makanan enak. Aku ngerasa enjoy banget di sana hahaha. Pengen jalan-jalan lagi rasanya…

Karena sisa liburan ini aku bosen ngelakuin hobi, aku mencoba untuk melakukan kegiatan baru; belajar! Yap, ngebayangin jadi jenius saat masuk semester baru bikin hati seneng sendiri. Keren kan. Apalagi aku ini orangnya butuh waktu lama untuk belajar. Jadi, why not? Aku coba saja.

Tapi nyatanya… itu tidaklah mudah.

Banyak yang bilang aku semakin kurus, orangtuaku juga berpikir demikian. Kalau aku menghabiskan waktu di kamar, itu artinya aku sedang mencoba belajar. Tapi beliau kira aku sedang membaca novel atau main rubrik. Jadi dia berusaha untuk “menggemukkan anak” dengan berbagai cara. Dan secara garis besar, itu menganggu kosentrasiku. Terutama ketika aku belajar itu, bukannya belajar malah ngemil. Seminggu telah berlalu dan aku pikir belajarku malah jadi “asal lewat” saja.

Jadi aku bilang, “Aku mau fokus belajar dulu, ya.” Barulah orangtuaku tidak mengangguku. Sip. Sekarang faktor pengganggu eksternal sudah nggak ada lagi. Aku menekuni belajarku.

….tetap saja belajarnya nggak lancar OTL

Setelah aku review, aku mempunyai beberapa kelemahan: 1) Nggak teliti 2) Tergesa-gesa dan tidak mengoreksi kembali hasil jawaban 3) Karena aku belajar materi yang belum diajarkan a.k.a otodidak berdasarkan soal, tingkatan belajarnya nggak detil dan hanya garis besarnya saja

Kesimpulannya… sampai aku menulis postingan ini, bisa dibilang ini bukan belajar sih… cuma baca-baca buku pelajaran doang πŸ˜₯

Tapi gegara ini aku mengerti bahwa:

# Kalau belajar, gunakan istirahat pendek. Jadi kamu nggak terlena dan bisa kembali sama belajar.

# Karena liburan waktu lebih longgar, belajar hal yang kamu nggak bisa terlebih dahulu. Kalau sudah bisa, selanjutnya belajar bakalan lebih lancar.

Thanks for reading. Happy holidays~! πŸ™‚

i change my hair style!

hairstyle

Halo! Setelah scrolling beranda ternyata sudah lama tidak update ya, tehehe πŸ˜€

Aku mengganti gaya rambutku. Agaknya aku bosan sedari kecil belah samping melulu, jadi aku coba belah tengah. Ketika bercermin terlihat lucu, seperti bukan “Nia yang Biasanya” hahaha. Tapi katanya terlihat fresh. Gapapa deh, sekali-kali ganti suasana πŸ™‚