i have dilemma with coffee

Kalau aku minum kopi, memang jam tidurku akan berkurang. Tentunya tujuannya untuk menambah jam produktivitas. Apalagi misalnya tugas numpuk. Tapi setelah melakukan aktivitas, badan menjadi lemas, ringan(aku kurang bisa mendeskripsikannya), tidak nyaman, sering juga pusing. Setelah minum kopi tidak jarang aku merasakan gejala anemia. Yang jelas aku rentan sekali kena maag gegara kopi.

Kalau aku tidak minum kopi, ya sebaliknya. Tidurku oke tetapi tidak bisa begadang atau tidak bisa menambah jam produktifitas. Kadangkala masih ngantuk setelah bangun tidur.

Jadi… aku lebih memilih tidak minum kopi dengan alasan kesehatan. Namun risikonya harus pintar mengatur waku, nggak efisien juga bila ada jadwal begadang “dadakan”. Aku baru minum kopi jikalau benar-benar urgent.

(Ya Tuhan, padahal kopinya baru level kopi instan hiks)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s