sleep

Hello fellas. Aku harap kalian bisa menjaga jadwal waktu tidur kalian dengan baik. Why?
Aku merasakan banyak dampak negatif dengan berantakannya jadwal tidurku. Terus terang, aku kangen masa sekolah. Dulu aku selalu tidur sekitar jam delapan malam. Enak banget rasanya di badan, kalau dihitung dari jam delapan dan bangun jam lima, berarti aku menghabiskan waktu tidur selama sembilan jam. Menurutku itu lebih dari cukup untuk “tidur dengan puas”. Tidak tidur siang pun aku mampu.
Namun tidak sepenuhnya aku tidur, seringnya terbangun di tengah malam. Andai saja aku terbangun, rasa kantukku tidaklah berat. Sekali membuka mata, ga perlu ngulet-ngulet lagi, langsung bangun dari kasur. Biasanya kalau aku terbangun sholat malam(untuk kalian yang jarang sholat malam, i tottally recomended it! kalo emang males sholat, ngaji juga gapapa), ngemil, atau bahkan cuci piring(?), kemudian tidur lagi.
Mungkin karena masih terbawa suasana ujian yang dulu, baru mulai tidur jam sebelas. Tapi dunno why, aku kurang suka. Bangun subuhnya molor-molor. Waktu kelas juga sering banget ngantuk. Kalaupun ada kesempatan untuk tidur siang, malah kebablasan sampai sore. Kangen jadwal tidur yang dulu karena jadi “gampang bangun” dan di badan terasa segar.

Kebutuhan tidur tiap orang berbeda. Ada temanku yang tidurnya empat jam kurang. But no offense, wajahnya lebih tua daripada aslinya dan gampang termakan emosi. Setelah aku perhatikan dia suka banget minum kopi. Pantesan.

Sampai saat ini jadwal tidur masih berantakan. Kuat-kuat ya, badanku 😂