need discussion more

Hai semuanya! Try out pertama akhirnya telah berakhir. Selama try out aku sedang sakit batuk dan pilek, sehingga saat semua sedang mengerjakan, suara batukku berulang kali terdengar -/////- memalukan..

Agak stress sih, tapi gapapa. Nilaiku cukup baik (yang lain bilang memuaskan). Tapi hatiku masih kurang ‘sreg’ dan ingin lebih lagi. Yah, apa deh. Tapi tugas yang buanyaaaaaak bikin ga nahan dan rambut acak-acakan. Jadwal tidur makin berkurang. Oh ya, rambutku makin banyak yang rontok. Sekarang jadi tipis sekali… 😦

Selama aku belajar, aku menemukan soal yang sulit dan terkadang aneh-aneh. Aku merasa diskusi adalah hal yang sangat perlu. Apalagi untuk ilmu sosial. Sering aku mengandai asyiknya berdiskusi dengan dosen atau kakak kelas yang pintar. Hanya saja aku masih SMA, SMA yang umm… kurang mengerti tentang makna belajar. Ketika ada tugas diskusi, malah ditinggal ngobrol… Indonesia banget…

Sebentar lagi ulangan harian >_<9 semangat!

soal b.indo

mencoba

Hai semuanya! Lama nggak ngepost ya hehe. Hari Minggu termasuk hari yang membahagiakan, pasalnya banyak waktu luang untuk dikerjakan, Aku sering diejek karena nggak bisa masak. Jadi aku mencoba bikin kue(karena selama ini kalau aku bikin puding pasti sukses). Kali ini aku mencoba donat instan dari supermarket.

Dibantu dengan shizuku-san, kami mencampur adukkan semua bahah. Awalnya mudah-mudah saja sih, tapi lama-lama pegal karena mengaduk pakai tangan. Seharusnya pakai mixer tapi lupa naruh dimana orz

Setelah mengembang, aku baru sadar bahwa adonannya terlalu encer. Tapi yasudahlah, goreng saja. Di saat mau menggoreng, lupa nggak ada cetakan untuk donat. Dan hasilnya donat goreng tanpa bolong tengah…

….lebih tepat disebut roti goreng bertoping sih 😦

Berdasarkan pengamatan, donat ini nggak laku dimakan orang rumah. Jadi anggap saja masakanku gagal *mojok

Pada hari Minggu juga, aku mencoba olahraga di rumah. Aku sudah mencari tutorialnya di internet, jadi tinggal mengikuti saja. Tak kusangka aku kelelahan dalam waktu setengah jam… manapula rasanaya badan mengeluarkan bunyi dan sendi-sendiku terasa bergeser OTL aku memang payah olah raga ya (yang lebih tepatnya nggak terbiasa sih)

Kemudian aku memanjakan diri dengan makan makanan sehat (cielah.). Puas-puasin mandi lama. Trus baca novel (bisa dibilang tumben), kemudian tidur siang. Bangun bangun malah sakit ;_____: yo opo seh

Begitulah hari mingguku. Btw, have a nice day! 😉

cantik sejatinya

“Eh, lihat lihat! Sini deh, Nia!”

Aku segera menghampiri temanku. Dia menunjukkan foto narsis seorang perempuan di instagram. Aku tidak mengenalnya. “Siapa ini?”

Dia menyebutkan nama dan siapa dia. Aku hanya mengangguk-angguk saja.

“Dia cantik, ya?”

Aku berpikir panjang. Temanku terus mendesak. “Iya,” jawabku akhirnya, sedikit terpaksa. Rambutnya panjang, senyumnya cerah, wajahnya mulus. Yah, begitulah. Melihat followernya sudah pasti dia terkenal. Temanku menunjukkan foto-fotonya yang lain.

“Aku iri…” jawab temanku lirih.

Aku meliriknya tanpa berkomentar. Mendengus pelan. Tanpa dijelaskan iri kenapa aku sudah mengerti. Semua cewek aku yakin pernah ngalamin hal seperti ini. Termasuk pula aku. Sifat ini memang nggak bisa dihindari. Banyak cewek yang rela ngeluarin budget untuk merubah appearance. Selalu ingin terlihat perfect dan dipuji-puji banyak orang.

Tapi mengingat realitas yang ada, penampilan tidaklah bertahan lama. Perempuan adalah manusia, yang mutlak akan bertambah tua, wajah berkerut, kulit mengendur, suara tak lagi merdu, dan merasakan sesaknya liang lahat nanti.

Aku mengutip kata-kata yang terngiang di kepalaku. Kata-kata ini dari guru sosiologiku, beliau mengatakan; “Orang yang menilai seseorang dari luar tidaklah selamanya tepat. Terutama pada laki-laki, yang menilai cantik dari penampilan dan wajah. Laki-laki yang menilai dari wajah, adalah kuno. Karena kita semua tahu beauty tidak hanya dari looks, namun skill, smart, dan terutama heart. Itulah yang disebut dengan inner beauty.”

Aku kagum. Tidak banyak laki-laki yang dapat berkata seperti itu. Andai saja semua orang mengerti…