hasil ujian cukup mengecewakan… but who’s cares?

Ujian kemarin memang tidak berjalan maksimal. Aku sedang sakit saat itu (atau aku yang terlalu sayang dengan kasur-chan?). Jadi, seperti yang kuduga-duga… Nilai yang paling jelek adalah

bahasa arab ciee

JENG JENG JENG!! Bahasa arab! Gimana nggak jelek, waktu pertama kali dibuka nggak ada soal dengan huruf sama sekali, cuma tulisan mlungker-mlungker yang ana nggak paham. Anehnya, soal uraian bernilai bagus, namun tidak dengan pilihan ganda. Karepmu piye, bu?

Kalau aku amati, banyak teman-teman kelas yang mengatakan bahwa nilainya makin membaik. Glad to hear it, guys. But wait, apakah nilaiku juga makin membaik? Dan setelah aku kalkulasi nilai rapot, rata-rata nilaiku…

cuma naik 0,1

and i feel like

hurt plz

Intinya, sia-sia. Bukan salahku sih kalau pas ujian sakit. Tapi impianku naik podium menerima beasiswa sudah kandas. Tapi yasudahlah. Yang penting tidak menurun kan. Aku menutup rapot dan nyengir menerima liburan. Yihaa!

Sebelum liburan, banyak sekali rencana yang berseliweran. Terutama dalam hal belajar. Waktu membuka buku, banyak banget setannya. Kok gue ngerasa pusing ya? Rumusnya menjijikkan banget? Kenapa nggak ada kunci jawaban? Kasur-chan tadi manggil gue? dsb. Jadinya nggak belajar deh *selfslap.

Suatu pagi aku berguling-guling di atas karpet. Ngelantur. Kebetulan kak sedang lewat.

“Mas, enaknya liburan gini ngapain ya?”

“Belajar masak.”

“Ga mau.”

Kemudian Ibu memberi saran bijak: bersih-bersih. Ya akhirnya beginilah liburanku, menjadi upik abu dan membaca buku seharian ;w;

tapi aku menghibur diri sendiri dengan ini

Lomogram_2014-06-25_07-41-08-PM

Ah iya, happy holidays! 😉

imaginary friend

Apakah kalian mempunyai teman imajinasi? Aku punya. Tapi dia tak bernama. Dia sering muncul di saat aku tertekan. Seringnya ketika aku menangis sendirian di kelas. Tapi dia juga pernah hadir dalam mimpiku. Siapakah dia? Aku tidak tahu. Sering-seringnya aku melamun, dia adalah aku, namun dalam wujud laki-laki. Atau mungkin dia sosok laki-laki masa depan?////. Tapi aku tidak bertanya macam-macam. Yang penting dia ada, dan aku senang dengan kehadirannya.

my imaginary friends

Dia rasional. Suka mikir lurus melulu. Suka banget sama lemon squash. Yang sama denganku, dia suka berlari dan dance floor. Tapi nggak sukanya omongannya frontal…