i have dilemma with coffee

Kalau aku minum kopi, memang jam tidurku akan berkurang. Tentunya tujuannya untuk menambah jam produktivitas. Apalagi misalnya tugas numpuk. Tapi setelah melakukan aktivitas, badan menjadi lemas, ringan(aku kurang bisa mendeskripsikannya), tidak nyaman, sering juga pusing. Setelah minum kopi tidak jarang aku merasakan gejala anemia. Yang jelas aku rentan sekali kena maag gegara kopi.

Kalau aku tidak minum kopi, ya sebaliknya. Tidurku oke tetapi tidak bisa begadang atau tidak bisa menambah jam produktifitas. Kadangkala masih ngantuk setelah bangun tidur.

Jadi… aku lebih memilih tidak minum kopi dengan alasan kesehatan. Namun risikonya harus pintar mengatur waku, nggak efisien juga bila ada jadwal begadang “dadakan”. Aku baru minum kopi jikalau benar-benar urgent.

(Ya Tuhan, padahal kopinya baru level kopi instan hiks)

sleep

Hello fellas. Aku harap kalian bisa menjaga jadwal waktu tidur kalian dengan baik. Why?
Aku merasakan banyak dampak negatif dengan berantakannya jadwal tidurku. Terus terang, aku kangen masa sekolah. Dulu aku selalu tidur sekitar jam delapan malam. Enak banget rasanya di badan, kalau dihitung dari jam delapan dan bangun jam lima, berarti aku menghabiskan waktu tidur selama sembilan jam. Menurutku itu lebih dari cukup untuk “tidur dengan puas”. Tidak tidur siang pun aku mampu.
Namun tidak sepenuhnya aku tidur, seringnya terbangun di tengah malam. Andai saja aku terbangun, rasa kantukku tidaklah berat. Sekali membuka mata, ga perlu ngulet-ngulet lagi, langsung bangun dari kasur. Biasanya kalau aku terbangun sholat malam(untuk kalian yang jarang sholat malam, i tottally recomended it! kalo emang males sholat, ngaji juga gapapa), ngemil, atau bahkan cuci piring(?), kemudian tidur lagi.
Mungkin karena masih terbawa suasana ujian yang dulu, baru mulai tidur jam sebelas. Tapi dunno why, aku kurang suka. Bangun subuhnya molor-molor. Waktu kelas juga sering banget ngantuk. Kalaupun ada kesempatan untuk tidur siang, malah kebablasan sampai sore. Kangen jadwal tidur yang dulu karena jadi “gampang bangun” dan di badan terasa segar.

Kebutuhan tidur tiap orang berbeda. Ada temanku yang tidurnya empat jam kurang. But no offense, wajahnya lebih tua daripada aslinya dan gampang termakan emosi. Setelah aku perhatikan dia suka banget minum kopi. Pantesan.

Sampai saat ini jadwal tidur masih berantakan. Kuat-kuat ya, badanku 😂

akhirnya… jadi mahasiswa

Halooooooo!!!! ^q^ Lihat, blogku berdebu karena tidak diupdate hiks hiks *elus blog* ;________; Ini karena aku persiapan ujian masuk perguruan tinggi dan beberapa pekerjaan rumah. Lama juga ya. Selama itu, aku kangen sekali untuk menulis. Memang sih ada aplikasi wordpress di ponsel, tapi aku terlalu malas mengetik di layar ponsel. Feelnya beda sama keyboard laptop hehe.

Seperti judul di atas, akhirnya aku jadi maba di salah satu PTN di Surabaya. Aku benar-benar nggak nyangka bisa diterima di pilihan pertama jalur SBMPTN. Itu artinya orangtuaku tidak perlu mengeluarkan uang lagi untuk jalur mandiri. Seneng? Iya seneng banget. Lega? Sudah jelas lega banget. Itu artinya perjuanganku berbuah manis. Jadi sekarang tinggal menikmati liburan. Yaaay!

Liburan, ya? Hmm..

Tidak ada yang spesial…

*kemudian ditabok reader*

after a stressfull month…

Lomogram_2015-01-04_05-03-03-PMi draw myself after study for a night hahaha 😀

National exam finally over! Yippie! Now i can take my holiday… just for three days 😦 Liburanku memang nggak banyak ya, masih ada beban untuk ujian-ujian berikutnya. Anyway, selama belajar, ada aja soal “aneh-aneh” yang muncul. Rata-rata sih dari soal kebahasaan. Aku pikir si pembuat soal juga pengen bikin kode muehehe. Contohnya:

Lomogram_2015-01-04_10-14-15-AM

Lomogram_2015-03-08_03-55-10-PM

Di sisi lain, di saat aku stress, aku suka… ngemil. Iya, ngemil. Hanya saja aku bosan dengan snack di minimarket depan perumahanku, jadi aku keliling toko kelontong daan supermarket lainnya buat nyari cemilan baru. Aku nggak nyangka snack juga bisa jadi moodbooster 😀 ini dia jajajanan favoritku hehe

WP_003741

WP_003782

WP_003815

WP_003781

Aku juga menyumbang beberapa novelku di perpustakaan sekolah. Setelah menyortir, aku lihat kembali lemari bukuku. Ternyata masih kepenuhan OTL aku nggak mungkin beli lemari buku, karena nggak ada ruang lagi di rumah. Meskpiun udah diwanti-wanti untuk nggak beli novel, tetap saja aku membagnkang. Akibatnya novel-novelku meluber gitu hiks T_T

WP_003816

^ novel-novel yang kusumbangkan, penjaga perpustakaan sampai speechless ngeliatnya ^

Jadi menurut kalian gimana solusi buat ngurus novel-novelku yang kebanyakan ini? Jangan segan-segan untuk komen ya 🙂

tentang membanggakan masa lalu sendiri yang negatif…

Pernah nggak, ketika kamu mengobrol ataupun curhat, tiba-tiba kamu mendengar temanmu membicarakan kelemahan atau masa lalunya yang buruk secara tersirat? Contohnya:

A: “Aku ngerasa teman mulai menjauhiku nih.”

B: “Ah, itu mah mending! Aku malah dulu pernah dijauhin teman-teman sekelas.”

Coba amati baik-baik dialog di atas. Mungkin kalian pikir seharusnya si A besyukur atas kondisinya sekarang lebih baik daripada kondisi si B yang dulu. Tapi, apa memang benar begitu? Setelah aku pikir, ini salah kebanggaan negatif. Apakah suatu hal yang negatif dari masa lalumu perlu untuk diagungkan di atas masalah orang lain? Layaknya kamu pernah mengalami hal paling menyedihkan di dunia daripada orang lain? I think it’s a big no. Semua orang pernahlah mengalami hal buruk, dan setiap individu pastinya merasakan hal buruk itu sangat menyakitkan untuknya. Jadi kalau kamu berpikir bahwa masa lalumu adalah yang paling tersedih, kamu nggak perlu untuk menceritakannya. Malahan si A jadi bangga karena masalahnya masih mending daripada si B. Si B jadi malu sendiri karena masa lalunya yang buruk itu terungkap.

Aku pikir itu tidaklah perlu diceritakan dan dibandingkan. Apalagi kalau kondisi temanmu sedang sedih banget. Bayangin aja deh, kamu lagi curhat habis-habisan, kamu lagi melow semelow-melownya, dan hanya ditanggapi “ah mending, sedihan gue”. It’s suck! Padahal kamu lagi butuh dukungan, malah dibanding-bandingkan sama masa lalu orang. See? Ngeselin ‘kan? Orang itu butuh dukunganmu, bukan masa lalumu.

Kesalahan si B lainnya ialah masa lalu itu bisa tersebar melalui si A. Iya deh kalau si A bersyukur kalau keadaannya lebih baik daripada si B, gimana kalo si A manfaatin itu untuk makan balik si A? Si A belagak curhat untuk mendapatkan “rahasia kelam” masa lalu si B, dan menyebarkannya ke orang lain. It’s not good at all.

Jadi saranku: keep lock your mouth. Nggak perlu cerita tentang masa lalumu yang lebih buruk. Jadikan saja masa lalu itu buat memperbaiki diri. Let the past fly away. 😉

spam doodle: gravity falls

Sebenarnya liburan ini bertekad untuk nonton semua episode Gravity Falls. Tapi aku nggak punya waktu untuk itu huhuhuhu 😥 Jadinya nonton film disney yang lain deh, Btw aku seneng banget ada season 2 yay! ^_^

Suka Pines Twins tapi bukan berarti ngeship (kecuali incest-syndrom kumat lagi) tehehe :p

Lomogram_2015-01-04_10-34-59-AM

Lomogram_2015-01-04_10-55-44-AM

rekomendasi film romantis nih!

Aku addict banget sama yang namanya film romantis. Nggak hanya film luar, film lokal aku juga suka! Momentum yang paling menyentuh adalah momen yang selalu terkenang, bahkan untuk kehidupan sehari-hari. Ini cuma beberapa rekomendasi film sih eheheh, tapi film-film ini selalu bikin aku terlena saat menontonnya.

13 Going on 30

Ketika kamu masih remaja, sering banget berangan-angan menjadi orang dewasa. Eh, tapi, apa dewasa itu menyenangkan?

Warm Bodies

Bayangin aja, kamu baru sadar dan menyadari kamu adalah zombie! Ketika kamu mau makan, kamu malah jatuh cinta sama cewek… bukan zombie. Seenggaknya dia nggak punya pacar sih (soalnya kamu habis makan otak pacarnya). Ya begitu deh. Kira-kira dia suka zombie tidak ya? Aku suka senyum sendiri nonton film ini. Apalagi zombienya ganteng ❤

Flipped

Sebenarnya dulu aku berminat untuk membeli novelnya. Tapi aku ragu-ragu, soalnya untuk ukuran novel tipis juga. Jadi aku nonton filmnya. TAPI FILM INI PLEASE IMUT BANGET. Selama nonton film ini aku cuma pengen mereka “nau kiss” saking gregetannya #plak

Turn Left Turn Right

Eh, film China? Awalnya aku ragu nonton film ini. Tapi yasudah deh lanjut saja. Eh tapi, lama-lama… film ini nyentuh banget. Seriusan. Aku sempet menyesal karena skip film ini beberapa saat. Pokoknya nyentuh banget. Aku mau nangis waktu itu hehehe. Cocok banget buat ngegalau, apalagi buat kalian yang sedang menyukai seseorang diam-diam atau lagi LDR.

Shallow Hal

Kocak, romantis, penuh makna. Bukti kalau cinta berdasarkan inner beauty itu indah. Buat orang-orang atau cowok yang suka ngejudge dari penampilan perlu banget nonton ini. Suka banget deh sama film ini >///////<

Aku perlu nonton film romantis lagi nih. Buat kamu yang punya rekomendasi atau mau nonton bareng aku silahkan~ 😀 sankyu